“Apa yang kita ingat dari kenangan2 yang terekam oleh kita. Nama tempat, nama permainan, nama teman, atau kejadian. . Adalah hal2 yang mungkin lambat laun akan terlupa. Tapi tidak dengan rasa. Rasa senang, rasa sedih yang akan terus kita bawa, tanpa mudah tercecer di sepanjang perjalanan kita. Dan semakin kita dewasa, kita akan menyadari, bahwa diantara kenangan2 tersebut ada satu rasa yang paling besar, yaitu,,,cinta. .”

Ternyata emang iya juga, kenangan2 akan tempat, nama orang, kejadian, bisa aja lupa, bisa aja baru inget kalo udah diingetin ama orang, karena itu kisah lucu, kisah sedih. Tempat bagus, dll.

Tapi sebuah rasa “enggak…..”

Mungkin ga sih kita lupa ama mantan kita? Orang yang pernah kita suka? Walaupun cuma suka, belom tentu pernah jadian.. Saya sih ngga. Buat saya, segala tentang perasaan ga pernah bisa saya lupain. Walaupun itu pernah terjadi saat kita SD atau bahkan TK. Suka ama temen cuma gara2 dia minjemin pensil, dll, atau cuma karena dia baik.

Seorang teman SMA jaman dulu, pernah curhat seperti ini sama saya pada saat ia broken heart :

“Siapa sih didunia ini yang ga mau punya kekasih, semua orang didunia ini, mau mencintai dan dicintai cuma mungkin aku kena kutuk mungkin, ditakdirkan cuma untuk mencintai, bukan untuk dicintai, kalo kita jatuh cinta, makan lebih enak, tidur lebih enak, pengennya senyum terus. . Jalan pun kaya ga napak ditanah, seperti terbang, melayang .”

Cinta bisa ngebuat orang seneng terus,, rasanya ada yang ngejagain, ada yang ngebimbing, ada yang ngasih info teruss, ada yang bisa nemenin makan, jalan. Simple, tapi semua terasa indah, kalo cinta itu ada. Tapi dalam cinta, mungkin aja ada kesel, hal yang bikin sedih..dan saat semua itu hilang, orang yang dicintai pergi, , ,mungkin aja ada yang bilang gini,,

“ngapain sih mikirin orang yang ga pernah mikirin kita. .”

Dan karena ketika satu persatu cerita berhenti dan menjadi kenangan,, cinta terus bergerak seiring harapan yang terus menyertai dia. Cinta yang tak terlihat oleh mata, tak teraba oleh tangan, tapi dia ada, bahkan sejak kita belum bisa mengucapkannya. Cinta yang sejati,, cinta yang kita kira sudah pergi, cuma bersembunyi, menunggu untuk kembali lagi.”

Seiring waktu yang tetap berjalan, cinta tetap ada di hati. . Rasa cinta yang memang dibutuhkan oleh setiap orang.

Hmm, sebenernya,,Cinta itu dapat tergantikan oleh cinta yang baru, atau cinta yang lama akan tersisihkan rasanya karna ada cinta yang baru tetapi cinta yang lama sebenernya tetap ada??? Bagi saya pribadi sih… Cinta yang lama tetap ada… (ada ruangan khusus di hati) tapi gag boleh dibuka-buka lagi… Yang udah berlalu, biarlah berlalu, tapi bukan berarti semua jejaknya ikut dibuang… Toh gimanapun, orang tersebut pernah jadi bagian manis dari hidup kita. Kenangan tetep ada, menempati ruang istimewa di hati dan gak terganti. Meski ruang itu telah lama ditutup. Kadang kalo ketemu, masih berasa nervous, tapi ya udah. That’s it.. Perasaan itu udah jadi ‘memori’ bukan ‘peristiwa’ lagi.. Kenangan itu pasti tetep ada di memori dan perasaan terdalam di otak dan hati kita. Mau itu buruk atau baik, tetap aja kenangan punya bagian yang manis. How does it feel ?? Berarti emang kenangan akan cinta itu ga akan pernah tergantikan ya,, hanya aja kalo ada orang baru yang menempati salah satu ruang di hati kita, itu ga akan menimpa memori yang udah lalu. But life goes on.

Hmmm, somehow, I tentatively to feel this way. Gak bisa lupa sama siapapun yang pernah singgah dalam hidup saya, sekecil apapun kenangan yang dia tinggalkan… Selalu ada tempat yang membekas di ruang hati saya… Entah itu porsinya kecil, ataupun gede… Tapi iya, hanya berupa kenangan yang tanpa rasa cinta… Hanya rasa… Yang sulit digambarkan… Seperti apa rasanya… Kadang jika dunia serasa runtuh(mungkin karena putus cinta), hampir kita merasa gak butuh cinta didunia, tapi selalu cinta itu datang lagi sendiri … Dengan bentuk lain yang lebih indah … Walaupun kadang masih selalu sulit untuk dijamah seutuhnya … Karena bentuknya yang selalu berubah-ubah …

“Jujur aku tak kuasa,

Saat terakhirku gengam tanganmu,

Namun yang pasti terjadi,

Kita mungkin tak bersama lagi,

Bila nanti esok hari,

Ku temukan dirimu bahagia,

Ijinkan aku titipkan kisah cinta kita selamanya..”

(Kerispatih – Demi Cinta)

Ketika menulis postingan yang satu ini, saya jadi teringat suatu moment. Dimana saat itu saya sedang menyaksikan konser Kerispatih, dan ditengah focus saya yang sedang terpaku pada Sammy dkk, pikiran saya jadi flashback ke masa lalu (tentang mantan tentunya) dan ketika mereka memainkan lagu “Demi Cinta” , kesadaran saya terhenyak dari bayangan tentang masa lalu, saya merasakan ada yang memegang tangan saya, Yes she hold me hand tight, ia adalah orang yang mengisi hati saya sampai masa kini. She’s the best gift that God ever gave for me so far…Ketika aku berada di dekatnya, aku merasa tidak ada lagi yang aku inginkan selain tetap

Disampingnya. Karena aku tidak perlu berusaha sempurna hanya untuk dapat berada disisinya.

She's hold me hand tight

Iklan