Hari sabtu kemarin saya masuk kerja seperti biasanya. Tapi ada situasi yang lain, sesuatu keadaan yang saya rasakan ada yang kurang. Simplenya ada sesuatu yang hilang dari lingkungan suasana kerja saya. Tempat kerja saya yang gede dan luas ini, serasa kosong dan tak berpenghuni. Tak ada semangat atau pun spirit yang bisa memacu saya untuk bekerja lebih optimal. Mungkin saya lagi kangen dengan si bos, kangen dengan omelannya tepatnya. Setiap kali ada si bos, pasti ada beberapa atau bahkan banyak karyawan yang sebel karena di omeli dan di marahi. Selain dia yang rajin mengadakan pengawasan ke sana ke sini, ke berbagai tempat di sudut tempat kerja saya, ia juga orang yang cermat dan sangat teliti. Tapi ada untungnya juga saat di tinggal bos balik ke Korea, beban pekerjaan saya dan tentunya team saya, ada sedikit kelonggaran kapasitas. Jauh dari beban normal saat bos berada di kantor.

Setelah beberapa saat saya “merindukan” si bos, tak berapa lama ada subjek yang muncul melalui YM saya. Subjek ini menyapa selamat pagi dan memberi ucapan selamat ulang tahun…Huaaahhhh, apa-apaan ini?????? Pikir saya !!!….Setelah saya amati baik-baik dan dikonfirmasi lebih lanjut, ternyata subjek itu adalah bos saya, yang jauh-jauh online dari Korea hanya untuk memberi ucapan selamat ulang tahun pada salah “anak buahnya” yang cukup kerap kali menyebalkan dan menjengkelkan dia. Tapi apa yang terjadi sodara-sodara, ternyata bos saya ini salah informasi, karena ia mengira tanggal ultah saya, tanggal 2 April, padahal yang sebenarnya adalah tanggal 21 April…hehehehe (Cuma selisih angka 1 doank)…Saya ndak bisa bayangin gimana perasaannya si bos, waktu nyadar kalo ia salah informasi..kecelek (jawa : mode on). Akhirnya saya hanya bertanya soal kabar perkembangannya kesehatannya sejauh ini di negeri gingseng sana. Yang alhamdulilah, hasil operasi kelenjar getah beningnya berhasil dan dalam kondisi yang sangat baik, ia sekarang sedang menjalani terapi dan beberapa pekan lagi akan berenacana balik lagi ke Indonesia untuk membantai memimpin para anak buah yang nista mengjengkelkan seperti saya.

Di tengah obrolan itu, si bos lagi-lagi memberikan wejangan dan nasehatnya buat saya, seperti ini : “U must be a new person. This is my advise , and I hope u can find something better in your life like me. I always believe that God always give us a new spirit when we face a new problem in every day. It will be the same case with all of you… God always near of us… You just only believe so u will find that He is live… so we will pray together for our problem… Hope us will always in love with God… SPIRIT!”

Eniwei, bener juga apa yang dikattakan si bos. Belum sempat saya membalas pesannya di YM, ia lalu mengatakan seperti ini : “Life is never easy. Sometimes you got what you want, sometimes you don’t. Sometimes you got what what you need but not what you want, and sometimes you got what you want but not exactly what you need…”

Dan obrolan itu berlanjut sampai sekitar setengah jam lamanya, dan kali itu saya mendapat banyak wejangan dan hikmah dari si bos. Kemudian saya mulai berfikir, bahwa setiap orang punya harapan dalam hidupnya. Semua orang mungkin berdoa semoga harapannya jadi kenyataan. Yang orang sering lupa adalah, harapan tersebut menjadi kenyataan berikut dengan konsekuensinya. Dan ironisnya banyak orang yang nggak siap dihadapkan dengan konsekuensi2 itu.

Life is choice… Cara Tuhan bekerja memang sungguh-sungguh penuh misteri dan unik. Setiap orang dibentuk dari pengalaman-pengalaman yang berbeda. Pilihan-pilihan kita akan menentukan apa yang akan menjadi prioritas kita nantinya. Maka hal terpenting menurut saya adalah mulai bijaksana memutuskan untuk memulai hal yang bermanfaat untuk hidup kita.

Dari borolan yang panjang dengan si bos, saya bisa menyimpulkan maksud nasehatnya seperti ini : “Hidupmu bukan untuk harta atau jabatan apapun di dunia ini, tapi untuk Tuhan. Kebahagiaan tidak terletak pada keadaan, situasi dan kondisi, tetapi kebahagiaan adalah sebuah keputusan, jadi kalau mau bahagia putuskanlah bahwa kamu akan bahagia dan ingatlah kebahagiaan sejati adalah saat Tuhan selalu menempati tempat terutama dalam hidup,…”

Akhir-akhir ini semua masalah memang membuat saya lupa sama hadirat Tuhan. Saya sibuk mencari sesuatu yang bisa membuat saya ‘bahagia’ tapi saya lupa satu hal bahwa sesungguhnya kebahagiaan itu begitu dekat ketika saya mau membuka hati dan menerima hadiratNya.

So fight with your problem guys!!!!

Hidup ini bukan semata tentang uang, status dan bahkan posisi strategis di perusahaan….

Kedengaran ga masuk akal memang…tapi akhir-akhir ini saya mikirin hidup ini sebenernya tentang apa? Kenapa banyak orang hopeless sama kehidupannya? Cuma gara-gara cinta bunuh diri, cuma gara-gara bangkrut gantung diri…cuma gara-gara penyakit mematikan , semangatnya patah…

Itu karena kehidupan mereka terfokus sama hal yang semu. Kehidupan bukan tentang cinta, status, materi dan hal-hal sejenisnya yang suka buat kita stress, kecewa dan bahkan jadi emosional. Emosional yang negatif pastinya… Banyak orang jadi minder karena kondisi fisiknya, banyak orang yang memutuskan meninggalkan Tuhan karena kondisi ekonominya.

Tapi sejenak saya merenung, “kemanakah kita semua akan berlabuh?” Orang-orang sibuk mempertahankan miliknya masing-masing dan demi kepentingan itu mereka bisa menjadi apapun yang mereka mau. Ada si kaya yang angkuh, ada si miskin yang minder… Ada si sakit-sakitan yang sibuk menangisi hidupnya karena penyakit mematikan, ada si jelek yang mengurung diri dalam kamar sepanjang tahun, ada si cantik yang selalu buat sensasi di infotaintment. Mereka pikir hidup mereka normal 100%, mereka mengira kehidupan seperti itu adalah takdir mereka.

Takdir? apa itu takdir? bukannya hidup itu pilihan? Jadi inget statement temenku yang slalu berprinsip bahwa hidup tu cuma tentang pilihan ‘ya atau engga’, jangan ragu

Hidup ini bukan tentang siapa, apa dan bagaimana. Hidup ini adalah tentang pilihan-pilihan.Buatku hidup ini berarti ‘keputusan’. Ketika seseorang berkata ‘saya ga mencintaimu lagi karena kamu jelek’ itu keputusannya, dan keputusanku adalah ‘berhenti mencintainya karena dia terlalu cantik untuk saya’. Ketika seseorang berkata ‘Penyakit ini secepatnya akan merenggut nyawamu’ itu keputusan dokter, maka keputusanku adalah ‘Hanya Tuhan yang berhak merenggut nyawa saya’

Just my tought, silakan tanggapi saya dengan kritik…

Suasan kantor yang serasa sepi tanpa kehadiran si bos

Suasana "kosong" dan "hambar" akhir2 ini tanpa kehadiran si bos yang galak dan cerewet...

Iklan