Selama beberapa bulan ini, setiap hari saya mengambil rute yang sama untuk menuju ke kantor tempat saya bekerja. Saya lebih memilih untuk naik bis kota karena alasan penghematan dan meskipun kadang saya juga masih sering naik motor untuk alasan menghidari kemacetan.

Dan selama bulan-bulan, saya mengambil bis kota dengan jurusan yang sama. Setiap hari pula, saya melewati jalan yang sama, gedung-gedung yang sama sehingga saya tahu persis apa saja yang akan terjadi dan kapan saya akan turun. Biasanya saya turun di tempat yang sama dan kalaupun bis kotanya gak berhenti di sana ya masih bisa jalan kaki walaupun agak jauh. begitulah…. Berbulan-bulan saya terbiasa dengan rutinitas yang sama.

Kemarin, tiba-tiba saja rute bis kota itu berubah. Berbelok melewati jalan yang seharusnya tidak dilewati. Reaksi pertama saya adalah panik, “Waduh, kalau begini caranya bisa-bisa bis kota ini gak lewat lokasi tempat dimana kantor saya berada”. Terpikirkan juga oleh saya untuk turun dari bis kota itu dan naik angkot yang jelas-jelas akan melewati kantor saya berada. Akhirnya saya memutuskan untuk tetap naik bis kota itu dan melihat bagaimana nanti saja. Rencana toh bisa dipikirkan kemudian. Kalau untung bis kota akan kembali ke rutenya semula dan semuanya akan baik-baik saja. Kalau apes, paling cari angkutan umum lain dan tentunya akan telat juga tiba di kantor dan mendapat sanksi indisipliner.

Ketika bis kota terus berjalan saya tersadar pada satu hal, akhirnya saya melihat pemandangan lain yang berbeda dari pemandangan yang saya lihat selama ini. Dan ini semua karena bis kota ini mengambil rute yang berbeda. Pada akhirnya memang bis kota itu kembali ke rutenya semula dan saya turun di tempat saya biasa turun.

Kenapa saya menuliskan ini karena saat di dalam bis kota itu akhirnya saya teringat bahwa hidup telah membuat saya harus mengambil rute yang berbeda dari rute hidup saya selama ini dan jujur, saya tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya dalam hidup saya. Ada ketakutan, ada kegamangan, ada semacam perasaan “curiously”, ada juga kegembiraan akan tantangan yang mungkin akan terjadi di masa yang akan datang. Namun apapun itu, akan saya jalani dengan sebaik-baiknya karena saya percaya apapun yang akan terjadi nanti, saya toh akan baik-baik saja.

Ternyata kejutan dalam hidup itu menyenangkan. Rute baru memang bisa membawa pandangan baru, dan tantangan baru. Mungkin itu kali seninya perjalanan hidup. Namun hidup memang tergantung dari kacamata mana kita melihatnya.

Memang variasi (dalam hidup) itu perlu diambil dan diberanikan untuk mengambil perubahan. Change is good, seperti halnya kita berpakaian, setiap hari mesti berganti – analoginya..Semoga keputusan untuk selalu melakukan variasi bisa membawa kita masing-masing dalam perubahan positif. Kadang hidup memang perlu keluar jalur biar ndak monoton “out of comfort zone”. Rutinitas pun perlu diselingi kejutan dan acara lain, yang demikian ini konon sering disebut rekreasi. Namun tetap nggak boleh keluar dari jalur dan koridor agama tentunya.

Saya yakin dan ikhlas dengan semua yang akan dan telah terjadi. Semuanya terjadi karena adanya campur tangan Allah…

Suasana jalan, saat saya berangkat kerja

Iklan