Susah sekali menjawab pertanyaan “kenapa anda belum menikah?” untuk lelaki yang secara ekonomi, umur dan hitungan diatas kerta siap untuk menikah. Karena lelaki itu berada dalam posisi membuat pilihan dan memilih. Sampai detik ini saya bersyukur diciptakan menjadi seorang lelaki 😀 … karena ketika pertanyaan ini ditujukan kepada perempuan dengan kondisi yang sama! Survey membuktikan lebih banyak dahi perempuan yang berkerut, ketimbang lelaki.. hahahahahah

Kata yang menjadi momok menakutkan untuk penanggulangan kasus diatas adalah “pilih”, di kasih imbuhan apapun ! tetap ajah nancep di hati :D. emm seperti ini : memilih, dipilih, pilihan, terpilih, pilihkan.. erghhh banyak boy !

Mungkin karena itulah yahh.. iklan A Mild versi “Go A head People With Shadows” dibuat. Karena sebagian besar marketnya banyak mengalami hal diatas. Duh..! kalo “go a head” untuk memilih pasangan hidup, kurasa nggak segampang yang dikira.

Apapun alasan seseorang tentang sulitnya menentukan pilihan pasangan hidup. Dipengaruhi oleh 3 hal : trauma kisah hidup di masa lalu, proses kehidupan yg keliru di masa sekarang. Dan ketidaktahuan akan keinginan di masa yang akan datang.

Panjang banget kalo mo dijelasin.. jalan pintasnya! Film Ghosts Of Girlfriends Past menawarkan 3 hantu untuk menyadarkan seorang lelaki ( mead connor) untuk bisa “memilih” menikah. Di kisahkan lelaki ini adalah playboy yang tidak mau menikah, dan banyak meniduri perempuan.. sruupp 😀

3 hantu (masa lalu, sekarang, akan datang) menjelaskan bahwa: masa lalunya yg sakit hati penyebab menjadi playboy. Dia tidak tahu pada saat sekarang banyak perempuan yang bersedih karena tingkah lakunya dan di masa yang akan datang hanya adiknya yg menangisi kematiannya ( konsepnya hampir sama ama film Christmas carol terbaru walt Disney)

Film ini mengajarkan “seandainya kita mengetahui kebenaran perasaan seseorang kepada kita, maka tidak sulit bagi kita untuk memilihnya atau menjadi orang baik”. Masalahnya kita tidak tahu kalo ternyata sahabat yg sering bantuin kita menyimpan rasa cinta, beberapa orang yg kita temui secara tidak sengaja ternyata ingin mengenal kita, atau malah kita tidak sadar bahwa ada seseorang yang sedang menunggu..

Rasa egois, ketidakpedulian, dan keangkuhan mendorong kita menjadi makhluk yang tidak bisa membaca kesempatan yang diberikan Tuhan. Bila Tuhan telah memberikan aturan seseorang wajib untuk menikah.. kupikir setiap waktu dia selalu berikan kesempatan itu, ini hanya permasalahan seberapa besar kita bisa membuka hati untuk selalu berpikir positif, menghargai, perduli, tersenyum dan berkomunikasi dengan orang lain.

Seseorang tidak akan pernah datang memberikan kesempurnaan akan harapan, sebelum kita sendiri membuka ruang tersebut.

Kita akan diberikan kesempatan kedua, bila kita selalu berpikir positif. Kita akan menerima perlakuan yang terbaik, bila kita selalu menghargai. Kita akan menerima keajaiban, bila kita perduli. Kita akan menerima kebahagian, bila kita memberikan senyuman dan Kita akan mendengar kata “cinta“, bila kita membuka ruang untuk komunikasi.

Fix You

Iklan