Kehidupan memang seperti sebuah parodi, melalui tulisan saya kali ini, saya bermaksud tentang kenyataan yang tidak jarang kita temui di keseharian kita. Ato bahkan kita yang mengalami hal atau kondisi seperti dalam cerita ini….

Amy memandang kedua amplop yang ditunggunya dengan bimbang. Dia telah interview di banyak tempat dan ada 2 pekerjaan paling menarik yang diinginkannya, dan keduanya menerimanya.

Satu pekerjaan di kota Surgana, dimana pekerjaannya sebagai kepala devisi sebuah rumah ibadah terbesar disana. Bayaran tinggi dan sangat memadai. Tapi di kota Surgana ini jauh dari mana2 dan disana yang ada hanyalah segala hal yang “baik-baik” saja. Hiburan yang ada adalah musik rohani, toko2 pun semuanya santun dan baik. Orangnya semua jujur, dan tidak ada kejahatan sama sekali. Kota yang steril dari keburukan umat manusia. Bahkan bioskop pun dianggap sebuah pelanggaran dan tidak ada lagi disana, apalagi tempat minum bir atau café. Semua toko tutup jam 5 sore, dan semua penduduk pulang kerumah dengan keluarga. DVD bajakan adalah dosa, tidak ada orang memaki sama sekali, dijalan raya kendaraan semua berjalan pelahan, dan semua manusia saling menghormati dan mengalah. Internet telah diblokir tidak terhubung dengan dunia luar sama sekali. Tidak ada kebebasan berpendapat. Pakaian bikini adalah tabu, semua muka wanita ditutup tersisa matanya saja. Komik Superman dianggap merusak moral anak muda, yang ada hanyalah buku2 rohani dan pendidikan budi pekerti.

Satunya di kota Nurkana, sebagai kepala keuangan sebuah restoran yang terkenal. Bayaran tinggi dan sangat memadai. Nurkana kota dosa, Las Vegasnya bumi sebelah sini. Minuman alkohol macam apapun mudah didapat. Pelacuran adalah legal. Judi itu sebuah bisnis. Nonton filem dan show terbarupun selalu tersedia. Dulu, Michael Jackson pun pernah show disini. Kejahatan dan penipuan juga ada dan bahkan pernah terjadi pembunuhan pembantaian sekeluarga. Keamanan telah meningkat banyak, dan polisi patroli dengan rutin. Kota ini memberikan hak sepenuhnya pada masing2 penduduknya, perkawinan sesama jenis sekspun telah di ijinkan pemerintah. Bahkan hukum euthanasia pun telah diijinkan.

Amy adalah seorang gadis yang baik, dia suka ketempat ibadah dan bernyanyi di panduan suara, tapi dia suka juga kadang2 nonton bioskop, liat DVD bajakan, bahkan minum “long island tea” pun ok asal tidak terus2an dan tidak sampai mabok. Kini dia bingung harus memilih pekerjaan yang mana, dan keputusan harus diambil hari ini juga. Dia tahu bisa menahan diri dan menjadi diri pada dunia Nurkana, tapi dunia Surgana adalah idola kehidupannya, cuma saja dia tidak yakin akan mampu terus disana.

*** Moral dilema manusia, kita hidup dalam kebenaran yang tidak pernah absolut, kadang kita inginkan semuanya putih, dan tidak mau yang hitam. Bagaimana dengan kemanusiaan kita yang abu abu, karena hidup sebenarnya adalah sedikit hitam, sedikit putih, dan hamparan sejuta abu2.

Kita hidup dengan menjalani putih dan berhati hati terhadap hitam, dan memilah dan memilih yang abu2, sehingga ketika diberikan pilihan ekstrim hitam atau putih saja, kitapun tertegun, dan bingung. Kalau anda dihadapkan pada pilihan hitam putih?

Keimanan-adl-pembeda

Keimanan-adl-pembeda

Iklan